CONGKLAK


1.   Deskripsi singkat
Congklak atau Dakon adalah permainan tempo dulu yang tekenal di Jawa walaupun dikenal juga di daerah lain. Permainan yang identik dengan kaum hawa, karena kaum wanitalah yang lebih detail dalam masalah keuangan dalam tumah tangga. Bagi kaum adam permainan ini tidak menantang karena tidak memerlukan kekuatan otot.
2.   Pemain
Jumlah pemain hanya dua orang yang masing-masing bertugas membagi biji-bijian sawo, walau sekarang sudah tidak hanya dari biji sawo. Tapi dibuat bentuk biji-bijian plastik atau bisa juga kerang.
3.   Iringan Permainan
Permainan Congklak ini tidak memerlukan iringan baik berupa nyanyian maupun suara musik tertentu.
4.   Persiapan
Zaman dulu biasanya permainan di lakukan di pendopo, sekarang bisa di teras, beranda rumah, atau bawah pohon.
Ada alatnya yang sekarang banyak dijual dalam bahan plastik dan kayu. Lubang dalam Congklak atau Dakon ada 16, masing-masing sisi 6 lubang dan 1 di pojok untuk menampung sisa biji ketika permainan berlangsung.
Untuk masing-masing lubang diisi biji-biji sejumlah 8. Jadi total biji yang harus tersedia 6 lubang dikali 8 biji adalah 48. Di kalikan 2 pemain (48 biji x 2 pemain) total 96 biji.
5.   Aturan Permainan
Beberapa peraturan dalam permainan Congklak ini adalah :
a.   Dalam putaran, setiap lubang harus dimasukkan sebuah biji sampai biji habis.
b.  Pemenang adalah yang mempunyai tabungan biji paling banyak.
6. Jalannya Permainan
Dua pemain duduk berhadapan dengan lubang dakon sudah terisi 8 biji-bijian. Cara menentukan siapa yang akan menjalankan pertama kali yaitu dengan suit jari.
Mulailah dari yang menang suit jari mulai membagikan biji-bijiannya dengan jalan melangkah ke arah kanan sampai akhirnya biji terbagi habis.
Bila biji habis pada suatu lubang yang tidak ada lagi biji-biji yang bisa diambil untuk berputar maka ganti lawannya untuk menjalankan permainan dengan cara yang sama mengambil biji-bijian dalam salah satu lubang diputarkan dengan melewati lubang yang sengaja di kosongkan untuk menampung biji-biji sebagai tabungan atau perolehannya.
Paling beruntung adalah bila biji terakhir habis jatuh pada salah satu lubang rumah sendiri dan didepannya adalah lubang lawan terdapat sekelompok biji-bijian. Nah, biji-bijian di lubang lawan menjadi hak milik. Istilahnya kita nembak atau panen.
Permainan berakhir bila biji-bijian sudah habis dari dua pemain dan tidak ada lagi yang diputar. Kemudian masing-masing tabungan dibuka dan pemenangnya adalah yang biji-bijiannya paling banyak. 
7.   Manfaat
Dari permainan Congklak ini bisa mendatangkan manfaat sebagai berikut:
a.   Sarana pelatihan terhadap pengelolaan atau manajemen keuangan.
b.  Melatih untuk terampil dan cermat.
c.   Melatih jiwa sportif, jujur, adil, tepa selira dan akrab dengan orang lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar